9 in 1. With our knowledge, we break the horizon!

Facebook
RSS
Tampilkan postingan dengan label Geography. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geography. Tampilkan semua postingan

Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial Negara Tentangga

Indonesia memiliki banyak negara tetangga. Sedikitnya ada lebih dari 10 negara yang berdekatan dengan Indonesia. Negara-negara itu bisa merupakan anggota ASEAN atau bukan, contohnya adalah Timor Leste dan Papua Nugini.


No
Negara
Luas
 (km2)
Ibu Kota
Bentuk
Pemerintahan
Kepala Negara
Kepala Pemerintahah
1
Indonesia
1.904.570
Jakarta
Republik
Presiden
Presiden
2
Malaysia
329.758
Kuala Lumpur
Kerajaan
Yang Dipertuan Agung
Perdana Mentri
3
Singapura
685
Singapura
Republik
Presiden
Perdana Mentri
4
Brunei Darussalam
5.765
Bandar Seri Begawan
Kesultanan
Sultan
Sultan
5
Philipina
300.000
Manila
Republik
Presiden
Presiden
6
Vietnam
331.690
Hanoi
Republik
Presiden
Perdana Menteri
7
Laos
236.800
Vientiane
Republik
Presiden
Perdana Menteri
8
Kamboja
181.035
Phnom Penh
Kerajaan
Raja
Perdana Menteri
9
Thailand
514.000
Bangkok
Kerajaan
Raja
Perdana Menteri
10
Maynamr
676.552
Yangoon
Republik
Presiden
Perdana Menteri
11
Papua Nugini
452.840
Port Moresby
Monarki Konstitusional
Gubernur Jenderal
Perdana Menteri
10
Timor Leste
14.874
Dilli
Republik
Presiden
Perdana Menteri


No
Negara
Mata
Uang
Lagu
Kebangsaan
Batas Wilayah
Utara
Timur
Selatan
Barat
1
Indonesia
Rupia
Indonesia Raya
Malaysia,
Laut Sulu
Papua Nugini
Samudra Hindia
Samudra Hindia
2
Malaysia
Ringgit
Negaraku
Thailand,
LCS
Laut Sulu/
Indonesia
Indonesia
Selat Malaka
3
Singapura
Dolar Singapura
Majulah Singapura
Selat Johor
Selat Karimata
Selat Singapura
Selat Malaka
4
Brunei Darussalam
Dolar Brunei
Pujian Untuk Sultan
Laut Cina Selatan
Malaysia
Malaysia
Malaysia
5
Philipina
Peso
Lupang Hinirang
Taiwan
Samudra Pasifik
Laut Sulawesi/Sulu
Laut Cina Selatan
6
Vietnam
Dong
Tien Quan Ca
RRC
Laut Cina Selatan
Laut Cina Selatan
Kamboja, Laos
7
Laos
Kip
Peng Xat Lao
RRC
Vietnam
Kamboja
Myanmar,
Thailand
8
Kamboja
Riel
Nokoreach
Thaialand,
Laos
Vietnam
Teluk Siam
Thailand
9
Thailand
Baht
Pleng Chard Thai
Laos,
Myanmar
Kamboja,
Laos
Teluk Siam,
Malaysia
Myanmar
10
Maynamr
Kyat
Gba Majay Mynar
RRC
Thailand,
Laos
Teluk Benggala
India,
Tlk Benggala
11
Papua Nugini
Kina
O Arise All Your Sons
Samudra
Pasifik
Samudra
Pasifik
Laut Koral, Selat Tores
Papua/
Indonesia
10
Timor Leste
Dolar
Patria
Selat Ombai,
Selat Wetar
Laut Arapuru
Laut Timor
NTT/
Indonesia

[ Read More ]

Singapura


Luas Negara : 685 km2
Ibu Kota : Singapura
Bentuk Pemerintahan : Republik
Mata Uang : Dollar Singapura
Kepala Negara : Presiden
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Letak Astronomis : 1 derajat 10 menit LU - 1 derajat 27 menit LU, 103 derajat 38 menit BT - 104 derajat 2menit BT


Lagu Kebangsaan : Majulah Singapura
Deskripsi : Singapura merupakan satu-satunya negara maju di Asia Tenggara. Merupakan negara pelabuhan internasional. Tidak jarang kapal-kapal internasional yang belum memiliki hubungan dengan negara di Asia Tenggara, berlabuh di Singapura terlebih dahulu. Dahulu, pulau Singapura ini memiliki nama Tumasik yang merupakan bagian dari negara Malaysia. Ciri khas negara ini adalah patung Merlion, yaitu penggabungan Singa dengan Ikan.

[ Read More ]

Malaysia


Luas Negara : 329.758 km2
Ibu Kota : Kuala Lumpur
Bentuk Pemerintahan : Kerajaan
Mata Uang : Riggit
Kepala Negara : Yang Dipertuan Agung
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Letak Astronomis : 1 LU - 7 LU, 100 BT - 119 BT


Lagu Kebangsaan : Negaraku
Deskripsi : Malaysia merupakan negara yang berbatasan dengan Indonesia sebelah utara. Terbagi ke dalam dua wilayah yaitu Malaysia Barat (dekat Sumatera) dan Malaysia Timur (Kalimantan bagian utara).
[ Read More ]

Istilah-istilah Gempa dan Menentukan Letak Episentrum



1) Cara menentukan letak episentrum :
  1. Dengan menggunakan tiga tempat yang terletak pada satu homoseista. Homoseista adalah garis yang menghubungkan tempat-tempat di permkaan bumi yang mencatat getaran gempa pertama pada waktu yang sama. Jika kota A, B dan C mencatat getaran gempa pertama pada jam 10.31.56. berarti ketiga tempat itu terletak pada homoseista. Untuk mencari episentrumnya hubungkan PQ dengan sebuah garis, demikian juga QR, kemudian buatlah garis sumbu kedua garis itu, maka titik potong kedua garis sumbu itulah tempat episentrum yang dicari.
  2. Dengan menggunakan hasil pencatatan 3 seismograf, orang dapat menentukan letak episentrum gempa. Seismograf yang digunakan yaitu seismograf vertikal, seismograf horisontal (dipasang barat timur), dan seismograf horisontal (dipasang utara selatan).
  3. Dengan menggunakan tiga tempat yang mencatat episentrum.
Untuk mengetahui jarak episentrum suatu gempa dapat menggunakan rumus Laska:




A = (S – P) – 1 menit x 1000 km

A = jarak episentrum dari stasiun pencatat gempa
S = waktu yang menunjukkan pukul berapa gelombang sekunder tercatat di stasiun
P = waktu yang menunjukkan berapa gelombang primer tercatat di stasiun 
1 menit = (konstanta/ketetapan)
1.000 km = (konstanta/ketetapan)

Contoh :
Berdasarkan tiga buah stasiun pengamatan (A, B dan C) tercatat getaran gempa sebagai berikut:


a. Stasiun A
Gelombang P pertama tercatat pukul 2: 28.25
Gelombang S pertama tercatat pukul 2: 30.40


b. Stasiun B
Gelombang P pertama tercatat pukul 2: 30.15
Gelombang S pertama tercatat pukul 2: 33.45


c. Stasiun C
Gelombang P pertama tercatat pukul 2: 32.15
Gelombang S pertama tercatat pukul 2: 36.15

1. Tentukan jarak episentral masing-masing stasiun:


a. Delta A
((2. 30’ 40’’ – 2. 28’ 25’’) – 1’) X 1.000 km
= (2’ 15’’ – 1’) X 1.000 km
= 1’ 15’’ X 1.000 km (karena 1’ = 60’’ maka (1 X 1.000) + (15/60 X 1.000))
= 1.250 km
Artinya jarak episentrum gempa yang tercatat dari stasiun A berjarak 1.250 km.


b. Delta B
= (( 2. 33’ 45’’ – 2. 30’ 15’’) – 1’) X 1.000 km
= (3’ 30’’ – 1’) X 1.000 km
=2’ 30’’ X 1.000 km
(2 X 1.000) + (30/60 X 1.000)
= 2.500 km
Artinya jarak episentrum gempa yang tercatat dari stasiun B berjarak 2.500 km


c. Delta C
= ((2. 36’ 15’’ – 2. 32’ 15’’) – 1’) X 1.000 km
= (4’ – 1’) X 1.000 km
= 3’ X 1.000 km
= 3.000 km
Artinya jarak episentrum gempa yang tercatat dari stasiun C berjarak 3.000 km

2. Buat lingkaran-lingkaran
Buatlah lingkatan-lingkaran di peta yang sesuai dengan jarak dari stasiun yang disesuaikan dengan peta. Misalnya skala peta 1 : 100.000.000. Maka stasiun A = 1,25 cm, stasiun B = 2,5 cm, dan stasiun C = 3,0 cm.

3. Pertemuan ketiga lingkaran tersebut merupakan lokasi episentrumnya




2) Istilah-istilah dalam Gempa bumi:
  1. Seismologi : ilmu yang mempelajari gempa bumi
  2. Seismograf : alat pencatat gempa
  3. Seismogram : hasil gambaran seimograf yang berupa garis-garis patah
  4. Hiposentrum : pusat gempa di dalam bumi
  5. Episentrum : tempat di permukaan bumi/permukaan laut yang tepat di atas hiposentrum. Pusat gempa di permukaan bumi
  6. Homoseista : garis khayal pada permukaan bumi yang mencatat gelombang gempa primer pada waktu yang sama
  7. Pleistoseista : garis khayal yang membatasi sekitar episentrum yang mengalami kerusakan terhebat akibat gempa
  8. Isoseista : garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai kerusakan fisik yang sama
  9. Mikroseista : gempa yang terjadi sangat halus/lemah dan dapat diketahui hanya dengan menggunakan alat gempa
  10. Makroseista : gempa yang terjadi sangat besar kekuatannya, sehingga tanpa menggunakan alat mengetahui jika terjadi gempa
[ Read More ]

    Category List

    Follow it!

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

    Histats Counter

    Stats it!